Naked Me Tampilkan posting dengan label SPORT. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label SPORT. Tampilkan semua posting

10 Pesepakbola Papua Terbaik Sampai Saat Ini

Papua tidak pernah absen dalam mencetak pemain-pemain sepakbola profesional di tingkat nasional. Selalu menghadirkan bibit-bibit pesepakbola luar biasa dalam persepakbolaan tanah air. Dibekali dengan kemampuan alamiah, tidak hanya mampu memberikan warna terhadap persepakbolaan tetapi juga sumbangsihnya terhadap Tim Nasional (Timnas). Berikut dafta 10 Pesepakbola Papua terbaik yang bersinar di dunia sepakbola nasional dan internasional sampai saat ini :

1. Boaz Solossa

Boaz Sollosa, lahir 16 Maret 1986. Namanya sudah tidak asing lagi di telinga pecinta sepakbola nasional. Ia sudah malang melintang di klub sepakbola nasional. Kini, ia bermain di klub Persipura Jayapura yang dapat berposisi sebagai penyerang tengah maupun penyerang sayap. Di liga Indonesia, Boaz Sollosa hampir dipastikan menjadi Top Scorer dengan raihan 20 gol mengalahkan dominasi pemain asing. Boaz Solossa merupakan salah satu andalan Tim Nasional Indonesia di masanya. Ia terkenal dengan kemampuannya dalam mengontrol bola, tendangan kaki kiri yang keras, akurasi kaki kiri dan kaki kanan yang baik, kecepatan, visi penyerangan, dan naluri dalam mencetak gol. Ia juga dipasangkan dengan kakaknya Ortizan Solossa saat di lapangan hijau bersama Persipura Jayapura.



2. Titus Jhon Londouw Bonai

Titus Jhon Londouw Bonai atau Titus Bonai, ialah pesepakbola asal Papua yang kini bermain untuk klub Persipura Jayapura. Tibo, nama akrabnya, lahir pada tanggal 4 Maret 1989. Ia sempat dipanggil Tim Nasional Indonesia U-23 dalam pertandingan pra-olimpiade, dalam pertandingan melawan Turkmenistan pada 23 Februari 2011 lalu, ia mencetak 1 gol walaupun harus menerima kekalahan.. Ia merupakan salah satu pemain andalan dari Persipura Jayapura yang gemar menselebrasikan gol dengan tarian sajojo.

3. Ortizan Solossa

Pesepakbola yang lahir di Sorong 28 Oktober 1977 ini bernama lengkap Ortizan Bertilone Nusye Solossa, seorang pesepakbola profesional asal Papua. Kini ia bermain bersama adiknya, Boaz Solossa di klub Persipura Jayapura. Ia biasa bermain sebagai bek kiri. Di Tim Nasional Indonesia pun ia kerap dipasangkan bersama adiknya di sebelah kiri lapangan. Ia juga sudah malang melintang di klub-klub sepakbola nasional. Ia mengawali karirnya di PS Putra Yohan Sorong. Sejumlah klub besar nasional pun pernah ia hampiri, mulai dari PSM Makassar, Arema Indonesia, Persija Jakarta, dan kini bergabung dengan Persipura Jayapura mulai tahun 2008 lalu.

4. Elie Aiboy

Lahir di Jayapura, 20 April 1979 adalah pesepakbola bertalenta dari Papua yang saat ini memperkuat klub Semen Padang di ISL. Ia pun pernah memperkuat klub asal Malaysia, Selangor FC pada tahun 2005-2006. Ia juga merupakan pemain di Tim Nasional Indonesia pada Piala Asia 2007, Elli mencetak satu gol untuk Indonesia saat kalah dengan Tim Nasional Arab Saudi. Pria dengan tinggi 170 cm ini berposisi sebagai gelandang. Karirnya dimulai dengan bergabung di klub PSB Bogor, dan kini di Semen Padang. Bersama Semen Padang, Elie berhasil membawa Semen Padang menduduki peringkat runner up sementara di bawah Persipura Jayapura.

5. Erol FX Iba

Lahir di Jayapura, 6 Agustus 1979 kini menjadi salah satu pemain sepakbola yang bersinar di dunia sepakbola nasional. Kini ia bermain untuk Persebaya Surabaya. Tahun 2001, ia memutuskan menjadi seorang mualaf dan menghilangkan kata FX di namanya. Erol Iba berposisis sebagai bek. Berbagai klub pun berminat mendatangkan Erol Iba, ia sempat diminati sebuah klub di Liga Australia, Newcastle Jets. Di Indonesia, Erol Iba sudah malang melintang di berbagai klub, mengawali karir di Semen Padang, PSPS Pekanbaru, Arema Indonesia, Persik Kediri, Pelita Jaya, hingga Persipura Jayapura pernah ia lakoni. Erol juga merupakan andalan Tim Nasional Indonesia di era kepelatihan Peter White, walaupun kini Erol jarang menjadi pilihan Timnas.

6. Christian Warobay

Lahir di Serui, Kepulauan Yapen, Papua pada 12 Juni 1984. Christian Warobay merupakan pemain bertalenta dari tanah Papua. Mengawali karir di PPLP Serui pada tahun 2000, menjadi tim PON Papua 2004, bergabung di Persipura Jayapura 2004-2006, Sriwijaya FC Palembang, dan kini bermain bersanma Persidafon Dafonsoro. Ia pernah dipanggil di Tim Nasional Indonesia senior untuk bermain di Sea Games 2005. Warobay pernah mendapat gelar pemain terbaik di Liga Indonesia 2005.

7. Eduard Ivakdalam

Pesepakbola asal Merauke kelahiran 19 Desember 1974 kini bermain di klub Persidafon Dafonsoro. Sebelumnya ia pernah membela klub Persipura Jayapura dan mempersembahkan tropi juara bersama Persipura Jayapura. Musim ini, Eduard membawa Persidafon menembus babak semi final divisi utama Liga Indonesia walaupun menerima kekelahan dari Persiba Bantul. ia berposisi sebagai midliefer di Persidafon. Ia pernah berkarir di PS Merauke dan PS Maren Jayapura sebelumnya.

8. Ian Louis Kabes

Ian Louis Kabes, lahir di Jayapura, 13 Mei 1986 adalah pesepakbola asal Papua yang kini bermain di Persipura Jayapura. Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini sudah mempersembahkan 6 gol di Liga Super Indonesia musim ini, dan 3 gol di musim lalu. Bersama Persipura Jayapura, Ian Louis Kabes berhasil melaju ke babak 16 besar AFC Cup dengan permaianan memukaunya.

9. Lukas Wellem Mandowen

Lukas Wellem Mandowen, lahir 6 April 1989 yang kini bermain di Persipura Jayapura setelah bermain di Persipura U-21 selama 2 musim. Lukas merupakan top scorer Liga Super Indonesia U-21 musim 2009-2010. Musim ini, ia sudah mencetak 7 gol di Liga Super Indonesia, dan 2 gol di ajang AFC Cup. Ia disebut-sebut layak dipanggil Timnas Indonesia.

10. Oktavianus Maniani

Oktavianus Maniani atau yang lebih dikenal dengan Okto Maniani lahir di Papua 10 Oktober 1990. Di usianya yang masih muda, karirnya begitu bersinar setelah memperlihatkan permainan yang memukau saat ajang AFF Cup tahun lalu. Hampir setiap orang pasti mengenalnya. Kini ia bermain di klub Sriwijaya FC Palembang. Okto juga merupakan andalan Timnas Indonesia U-23 dengan 3 gol dalam 10 caps. Pemain ini dikenal dengan sikap indisiplionernya yang menyebabkan pencoretan namanya di skuat timnas Indonesia. Di Liga Super Indonesia, ia sudah mencetak 3 gol musim ini bersama Sriwijaya FC. Okto disebut-sebut pesepakbola yang layak merumput di Eropa dengan kemampuannya yang di atas rata-rata.

Masih banyak talenta-talenta anak Papua yang belum terekspos oleh media, itulah 10 pesepakbola yang bersinar di dunia sepakbola nasional, sampai saat ini.

5 Bintang Ini Pernah Main di Manchaster United & Barcelona

Manchester United dan Barcelona akan bertarung untuk menentukan klub terbaik di Eropa musim ini pada final Liga Champions di Stadion Wembley, Sabtu, 28 Mei 2011. Selain Gerard Pique, ternyata ada empat pemain lain yang pernah membela kedua tim tersebut. Siapa saja?

Manchester United dan Barcelona saat ini merupakan dua klub besar Eropa yang menjadi sarang pemain-pemain top dunia. Tak heran jika klub ini menjadi magnet bagi para pemain yang ingin memamerkan kebolehannya. Ada pula pemain-pemain yang pernah membela kedua tim. Berikut daftarnya :

1. GERARD PIQUE

Bek tengah ini merupakan besutan akademi sepak bola Barcelona. Permainan gemilangnya di tim yunior Barcelona membuat Manchester United kepincut. Si Setan Merah memboyong Pique pada 2004 tanpa biaya transfer karena Pique saat itu masih terlalu muda untuk mendapat kontrak sebagai pemain profesional.

Pada 2006-2007, Pique sempat dipinjamkan Manchester United ke Zaragoza. Pique hijrah ke Barcelona pada 27 Mei 2008. Ia meneken kontrak empat tahun bersama La Blaugrana.

2. HENRIK LARSSON

Pemain asal Swedia ini mulai membetot khalayak bola dunia saat membela Glasgow Celtic. Ia menjadi pencetak gol terbanyak Liga Primer Skotlandia selama lima musim. Pada 2004, Larsson hijrah ke Barcelona dengan kontrak satu tahun. Namun, di Barcelona ia kerap dibekap cedera.

Larsson akhirnya hengkang ke Helsingborg pada 2006. Ia pun dipinjamkan ke Manchester United pada 2007 saat Liga Swedia memasuki masa istirahat. Meski ditawari perpanjangan kontrak, Larsson memilih untuk menolaknya karena sudah berjanji kepada keluarganya. Ia akhirnya balik ke Helsingborg dan pensiun pada 2009.

3. MARK HUGHES

Pemain asal Wales ini merupakan produk tim yunior Manchester United. Ia masuk tim senior Manchester United pada 1980. Pada musim panas 1986, Hughes dijual ke Barcelona. Manajer Barcelona saat itu, Terry Venables, berharap menduetkan Hughes dengan Gary Lineker. Namun, Hughes tampil mengecewakan di Barcelona sehingga dipinjamkan ke Bayern Muenchen pada 1987-1988.

Pada Mei 1988, Hughes kembali ke Manchester United yang saat itu sudah diarsiteki Sir Alex Ferguson. Hughes membawa Manchester United menjuarai Piala Winners pada 15 Mei 1991 dengan mengalahkan Barcelona 2-1. Hughes mencetak dua gol pada pertandingan tersebut. Ia akhirnya menggantung sepatunya pada Juli 2002 dan kini menjadi manajer Fulham.

4. LAURENT BLANC

Bek asal Prancis ini mengawali karier di klub Montpellier. Pada 2006, Blanc hijrah ke Barcelona. Ironisnya, Johan Cruyff yang memboyong Blanc ke Barcelona dipecat pada hari Blanc menyetujui untuk hijrah ke Nou Camp. Ia sempat membawa Barcelona menjuarai Supercopa de Espana. Namun, karier Blanc di Barcelona dirusak cedera yang kerap membekapnya.

Pada 2001, Blanc bergabung ke Manchester United dari Inter Milan. Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson sudah membujuk Blanc untuk bergabung sejak 1996. Ia sempat dikritik karena tampil buruk di beberapa bulan awal membela Manchester United. Namun, Blanc sanggup membawa Manchester United menjuarai Liga Primer Inggris 2002-2003. Ia pensiun pada 2003.

5. JORDI CRUYFF

Anak dari Johan Cruyff ini melakukan debut untuk Barcelona B di Divisi Dua Liga Spanyol pada 1992. Dua tahun kemudian, ia bergabung dengan tim senior Barcelona saat tur pra-musim di Belanda. Pada 2 November 1994, Cruyff membela Barcelona saat mengalahkan Manchester United 4-0 di Liga Champions. Umpan Cruyff berujung pada gol pertama Hristo Stoichkov.

Pada Agustus 1996, Cruyff bergabung dengan Manchester United dengan kontrak empat tahun. Cruyff menjadi langganan tim inti Manchester United hingga akhir November ketika mengalami cedera lutut. Selama berada di Old Trafford, ia kerap dibekap cedera. Ia hanya tampil lima kali pada 1999 sebelum dipinjamkan ke Celtic Vigo. Pada 2010, Cruyff pensiun dan bergabung dengan AEK Larnaca sebagai Direktur Sepak Bola. (tempointeraktif.com)

6 Bintang Yang di Anggap "GAGAL" di EPL (English Premier League)

EPL adalah salah satu liga yang terketat dan yang mungkin paling menarik ditonton karena permaianan atraktif dan cepat serta tidak " lembek " dari pemain-pemainnya.

Bintang bola terus berdatangan, banyak yang sukses dan baanyak pula yang gagal bahkan karirnya jauh lebih buruk dari sebelum datang ke EPL.

Berikut 6 Bintang "Terburuk" yang karirnya hancur di EPL dan gagal menemukan sinarnya kembali bahkan setelah meninggalkan EPL ...

1. SERGIY REBROV


Sergiy Rebrov adalah bintang dari Ukraina dan bergabung di Tottenham Hotspur selama 2000-2004, dan sebelum datang ke Tottenham membawa klubnya Dinamo Kiev ke semifinal Piala Champions tahun 1999. Selama di premier league dia mencetak 10 gol dari 60 penampilan bersama Tottenham dan hanya 1 (Satu!!!) dari 27 penampilan di WestHam United dan akhirnya di " buang " kembali ke klub asalnya Dynamo Kiev

2. MATEJA KEZMAN


MATEJA KEZMAN adalah bintang dari kompetisi Belanda dengan rekor top Scorer selama 3 musim beruntun jika di total telah mencetak 105 gol dari 122 pertandingan, rekor yang fenomenal !! Ketika Chelsea mendatangkan tahun 2004 hasilnya adalah 4 gol dari 25 penampilan !!! Sebuah kegagalan yang sangat gagal, Kezman di " Buang " dari Chelsea setelah 1 musim dan tidak menemukan ketajamannya lagi sampai sekarang.

Di umurnya yang ke-31 sekarang ini, KEZMAN ter "dampar" di klub South China (Hongkong!!!) dan untuk melihat betapa buruknya Kezman, lihatlah fakta ketika dia gagal mencetak gol ketika melawan tim dari Indonesia di ajang AFC Cup 2011 baru-baru ini.

3. MASSIMO TAIBI


MANCHESTER UNITED mendatangkan Kiper ini dengan harapan yang besar menggantikan Kiper Legendaris Petr Scheimechel dan harga yang cukup fantastis untuk ukuran seorang kiper yaitu 4,5 juta Pounds dan hasilnya adalah sebuah kekecewaan besar yang mengotori reputasi sejarah Sir Alex Ferguson dengan hanya 4 penampilan yang selalu diikuti dengan blunder2 dan bahkan media inggris menjuluki dia sebagai " Venetian Blinds " atau si buta dari Venesia untuk " kecekatan " - nya di bawah mistar MU.

4. Juan Sebastian Veron


Veron sangat sukses di Italia ketika membawa Lazio juara serie-a tahun 2000 dan didatangkan dengan jumlah uang yang besar yaitu 28 Juta Pounds oleh MU di tahun 2001, permainan Veron sangat tidak berkembang di Liga Inggris mungkin karena kecepatan permainan yang jauh lebih tinggi dibanding serie-A yang lambat karena banyaknya pelanggaran, dari 51 kali penampilannya dia hanya mencetak 7 gol.

Jika MU sangat menyesal harga yang dikeluarkan tidak sebanding dengan kontribusi ke tim, entah kenapa Chelsea justru berbuat " Bodoh " dan justru membelinya dengan jumlah 15 juta pounds dan hanya menampilkan Veron di 14 pertandingan saja, atau bisa dikatakan chelsea membayar 1,1 juta pounds untuk tiap pertndingan yang dijalani Veron !!!


Tetapi ketika dibuang kembali ke kampungnya di argentina veron berhasil menemukan form-nya kembali bersama Estudiantes.

5. THOMAS BROLIN


Thomas Brolin adalah bintang Swedia ketika Piala Eropa 1992 menjadi top Scorer dengan 3 gol dan menjadi bintang di Piala dunia 1994, bahkan berhasil membawa Swedia menjadi juar ke-3 Piala Dunia, rekor klub di AC Parma dia berhasil membawa Parma jadi juara copa italia dan pila winner pada tahun 1994.

Leeds United kemudian mentransfer dia dengan harga 4,5 juta pounds di tahun 1995, di Inggris dia gagal menemukan permainan terbaiknya dan jadi overweight badannya, hanya tampil di 20 pertandingan dengan 4 gol saja dan berbuat onar di klub, selama di klub dia didenda sampai 72 ribu pounds karena ulah indisiplinernya, tahun 1997 crystal palace merekrutnya dan dia hanya tampil 13 kali dalam semusim tanpa mencetak gol dan klubnya degradasi !!! Brolin Pensiun, kemudian membuka rumah makan di negara asalnya, Swedia.

6. Andriy Shevchenko


Shevchenko memperkuat Rossoneri selama tujuh musim sejak 1999 sampai 2006. Ia menorehkan catatan fantastis dalam menjebol gawang lawan. Pada musim perdananya di Serie A, ia langsung merengkuh gelar capocannonieri dengan torehan 24 gol dalam 32 pertandingan.

Shevchenko memperkuat Rossoneri selama tujuh musim sejak 1999 sampai 2006. Ia menorehkan catatan fantastis dalam menjebol gawang lawan. Pada musim perdananya di Serie A, ia langsung merengkuh gelar capocannonieri dengan torehan 24 gol dalam 32 pertandingan.

Selama dua tahun bersama Chelsea, Andriy Shevchenko gagal bersinar karena terlalu sering mendekam di bangku cadangan. Bahkan, bisa dikatakan ia selalu berada di bawah bayang-bayang Didier Drogba. Padahal, siapa yang bisa melupakan prestasinya di Milan?

Memang hal itu bukan sepenuhnya kesalahan Sheva. Faktanya, ia kelewat sering dilanda cedera, dan sempat menjalani operasi hernia.


Dia adalah legenda ukraina, di klubnya dinamo kiev, selama 5 tahun dia selalu berhasil membawa dinamo juara liga dan bahkan mengantarkannya ke semifinal piala champions tahun 99, mencetak 60 gol dari 116 penampilan sebelum pindah ke AC Milan tahun 99 dengan 25 juta euro.

Di Milan dia begitu merajai dan menjadi top scorer beberapa kali dan membawa milan juara serie A beberapa kali dan Piala Champions di tahun 2003 serta final champions di tahun 2006 lawan liverpool. menjadi legenda nomor 7, pencetak gol terbanyak nomor 2 sepanjang sejarah AC MILAN dengan 173 gol dari 296 penampilan !!! dan meraih gelar ballon d'or pada tahun 2003 serta sederet gelar individu lainnya...

Dan datanglah tawaran 30 juta pounds dari Roman Abramovic untuk menebus pemain yang seharusnya bisa free-transfer karena kontraknya yang segera akan habis... di Chelsea dia memulai debut dengan mencetak gol debut di debut penampilannya lawan liverpool, tetapi kemudian menjadi kesulitan menemukan insting golnya karena penjagaan ketat lawan atau karena beratnya label harga yang dibawanya, dia hanya mencetak 9 gol dari 47 penampilan, dipinjamkan ke 'asal'nya AC Milan juga tidak memperbaiki instingnya karena dari 18 penampilan dia tidak mencetak gol sama sekali!!

Tahun 2009 dia kembali ke negara asalnya, dengan meninggalkan kesan jelek tentang seorang legenda bola eropa yang gagal di liga Inggris

Jika dihitung maka untuk tiap golnya, chelsea harus membayar

30 juta : 9 = 3,33 juta pounds per gol !! (http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8444995)

10 Data & Fakta Arsenal vs Manchester United

Big match Premier League akan terhampar di Emirates Stadium malam nanti. Arsenal akan menjamu pemuncak klasemen sementara, Manchester United. Kedua kubu membawa misi penting dalam duel pekan ke-35 ini.

Ya, peluang Arsenal menjadi juara sangatlah tipis. Namun, laga malam nanti akan menjadi penghakiman bagi Meriam London. Jika Cesc Fabregas dan kawan-kawan menelan kekalahan, pupus sudah harapan menjadi juara.

Arsenal sendiri kini sedang dihadapkan pada masalah rapuhnya lini pertahanan. Gawang Meriam London itu dianggap terlalu mudah untuk dibobol dalam beberapa laga terakhir.

Namun, Wenger dapat bernafas lega. Sebab, Arsenal akan kembali diperkuat tembok terbaiknya Thomas Vermaelen yang baru pulih dari cedera. Bek timnas Belgia ini telah absen sejak Agustus tahun lalu.

Di lain pihak, pasukan Sir Alex Ferguson tentu tak akan membiarkan Chelsea mendekat. Manchester United harus meraih tiga poin untuk kembali memperlebar jarak dengan The Blues menjadi enam poin.

Inilah 10 Data dan Fakta Arsenal vs MU :

  1. Park Ji-sung selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir MU kontra Arsenal.
  2. Manchester United menang enam kali dan tak pernah kalah dalam tujuh pertandingan terakhir, keduanya di semua kompetisi.
  3. Arsenal hanya menang tiga kali dalam 17 pertemuan dengan MU di pentas Premier League.
  4. United selalu menang 3-1 dalam dua kunjungan terakhirnya di Emirates Stadium.
  5. Wayne Rooney tiga kali mencetak gol dalam empat pertemuan terakhir kedua tim.
  6. Rooney mencetak gol perdana dan gol ke-100-nya di Premier League ke gawang Arsenal.
  7. Arsenal kemasukan sembilan gol dari titik putih penalti selama musim ini. Ini menjadi yang terbanyak.
  8. Arsenal hanya menang dua kali dalam 11 pertemuan terakhir di semua kompetisi termasuk kekalahan 0-2 dari Manchester United musim ini.
  9. MU telah mencetak 17 gol lewat tandukan di Premier League musim ini. Ini menjadi yang terbanyak.
  10. Dan sialnya, Arsenal (28 persen) menjadi tim kedua yang paling banyak kebobolan lewat tandukan kepala musim ini setelah Everton (29 persen). (bola.vivanews.com)

Wah Gokil ... Persib Peringkat 3 Dalam Jajaran Klub Terbaik Dunia Geser MU-Barca

Bandung - Setelah menggeser klub raksasa Real Madrid, dalam nominasi klub terbaik dunia versi the-top-ten.com, Persib berhasil menggeser Manchester United yang semula bertengger di posisi 4 dengan suara 11%.

Sementara berdarkan daftar sementara hingga Selasa (26/4/2011) pukul 12.30 WIB, dua klub di atasnya masih diduduki klub asal Turki, Galatasaray (27%) dan Fenerbahce (21%). Di bawah lima tim tersebut, bertengger Barcelona (Spanyol) dengan dukungan suara 6%, Real Madrid (Spanyol) 4%, Liverpool (Inggris) 3%, Arsenal (Inggris) 3%, Atletico Penarol (Uruguay) 2%.

Dalam daftar 100 klub yang muncul sebagai nominator, ada juga Persebaya Surabaya di posisi ke-12 dengan raihan suara 1% dan Arema Indonesia di posisi ke-19 dengan raihan suara 0,14%. Belum jelas hingga kapan jajak suara situs ini dilakukan.

Hanya saja, karena penetapan "pemenangnya" didasarkan pada pilihan pengunjung situs ini, Persib berpeluang mendapatkannya. Sebab, komunitas bobotoh yang senang browsing dan online cukup besar. Persib pun berpeluang menempati posisi pertama menggeser klub asal Turkey Galatasaray. - inilahjabar.com -

Milan Menang, Inter Kalah Menyakitkan

Milan - AC Milan mengamankan jalan menuju Scudetto denganmembekuk Sampdoria di San Siro, sementara pada saat bersamaan Inter Milan tumbang di kandang Parma.

Milan memegang kendali sejak babak pertama dimulai hingga usai, dengan statistik 73:27 persen. Meski demikian, kedua tim sama-sama melepaskan tiga tembakan dengan satu tembakan mengarah ke gawang.

Milan Menang

Dua sepak pojok langsung didapat Milan hanya satu menit setelah laga bergulir, namun keduanya gagal menghasilkan gol. Begitu pula dengan spekulasi Kevin-Prince Boateng dari luar kotak penalti dua menit kemudian.

Justru Sampdoria yang lebih dulu berhasil melepaskan tembakan yang tepat mengarah ke gawang. Yakni pada menit ke-17. Menerima umpan Vladimir Koman, Daniele Gastaldello melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti. Namun bola yang mengarah ke sisi kiri gawang berhasil dijinakkan Cristian Abbiati.

Sang kiper harus ditarik keluar lapangan dan digantikan Marco Amelia karena cedera pada menit ke-19.

Satu menit kemudian Milan mencetak gol. Pelanggaran terhadap Boateng menghasilkan tendangan bebas bagi Rossoneri. Clarence Seedorf sang eksekutor sukses menggetarkan jala gawang yang dijaga Gianluca Curci.

Tempo permainan sedikit menurun usai gol tercipta. Peluang baru tercipta kemudian lewat tendangan Robinho dari luar kotak penalti pada menit ke-35.

Alexandre Pato yang baru saja menembus kotak penalti lawan tiba-tiba memberi tanda ke bangku cadangan agar diganti. Sang bomber tampaknya merasakan sakit pada bagian paha kanannya. Antonio Cassano pun masuk pada menit 41.

Hingga wasit Domenico Celi meniup peluit tanda turun minum. Kedudukan masih 1-0 untuk tuan rumah.

Rossoneri tetap tampil trengginas di babak kedua, meski tanpa Alexandre Pato. Sembilan menit babak kedua dimulai, Gastaldello melakukan handball di kotak penalti, memaksa wasit menunjuk titik putih. Cassano yang ditunjuk sebagai algojo tak sungkan-sungkan mengoyak jala gawang mantan klubnya itu. Milan unggul 2-0.

Tertinggal dua gol membuat asa Sampdoria mulai pupus dan menjadi bulan-bulanan tuan rumah. Menit 61 Milan memperbesar keunggulan lewat Robinho, menyambut umpan Cassano dengan sundulan.

Meski membombardir gawang lawan dengan tendangan spekulasi, hanya satu lagi tendangan punggawa Milan yang berhasil mengarah ke gawang. Pada menit 79 tendangan Cassano menyambut crossing Boateng masih bisa diantisipasi Curci.

Laga pun ditutup dengan kemenangan 3-0 untuk Milan.

Pada saat bersamaan, Inter tumbang di kandang Parma lewat satu gol masing-masing dari Sebastian Giovinco dan Amauri.

* * * * *

Inter Tumbang Menyakitkan

Parma - Perjuangan Inter Milan merebut tiga poin di kandang Parma semakin berat setelah tuan rumah unggul satu gol hingga babak pertama rampung.

Meski menguasai jalannya babak pertama, Inter Milan justru takluk atas tuan rumah Parma di Stadion Ennio Tardini pada laga Seri A, Minggu dini hari (17/4/11) WIB.

Statistik menunjukkan Inter menguasai jalannya pertandingan dengan 71:29, Nerazzurri juga melepaskan satu tembakan lebih banyak dari Parma dengan lima tembakan. Namun kedua tim sama-sama hanya berhasil melepaskan satu tembakan yang tepat mengarah ke gawang.

Parma langsung menyerang sejak menit awal. Satu tendangan bebas dan dua sepak pojok didapat hanya dalam waktu empat menit. Di menit kelima, tendangan Alessandro Lucarelli dari dalam kotak penalti masih terlalu tinggi di atas mistar gawang.

Inter yang kesulitan menembus kotak penalti lawan melepaskan dua tembakan spekulasi dari Dejan Stankovic dan Samuel Eto’o, namun keduanya gagal membuahkan hasil.

Hingga menit ke-29, Inter masih berusaha mencuri gol dari luar kotak penalti. Tendangan bebas Stankovic berhasil mengarah tepat ke gawang namun Antonio Mirante cukup sigap mengamankan gawangnya.

Inter kebobolan di menit ke-35. Berawal dari tendangan bebas, Fransesco Modesto mengirimkan bola ke kotak penalti yang berhasil disambut tendangan kaki kiri Sebastian Giovinco. 1-0 tuan rumah unggul hingga wasit Gianluca Rocchi mengakhiri babak pertama.

Permainan Inter tak banyak berubah di babak kedua. Nerazzurri lebih sering melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, baik lewat Giampaolo Pazzini, yang berhasil digagalkan kiper Antonio Mirante, dan Houssine Kharja serta Dejan Stankovic, yang belum bisa mengarah tepat ke gawang.

Melihat lawannya yang tetap kesulitan menembus pertahanan mereka, Parma perlahan balik menyerang dan mendapat tendangan bebas pada menit 85. Pertahanan Inter yang lengah mampu dikelabui Amauri, yang berhasil melesakkan gol dari jarak dekat.

Inter tak bisa membalas satu gol pun hingga laga usai. Parma merebut tiga angka berkat kemenangan 2-0. - inilah.com -

Inilah 10 Gol Tercepat di Liga Champions

Tak ada yang menyangka jika Inter Milan bakal mengalami kekalahan mengenaskan saat menjamu Schalke 04 di leg pertama babak perempat final Liga Champions yang berlangsung di Giuseppe Meazza Stadium semalam. Lagipula, Nerazzurri hanya butuh waktu kurang dari setengah menit untuk menjebol gawang Die Knappen yang dikawal Manuel Neuer.

Adalah gelandang Serbia, Dejan Stankovic yang membuat gol sensasional dari jarak 45 meter atau hampir setengah lapangan. Gol ini bermula dari umpan panjang yang dilontarkan Esteban Cambiasso ke Diego Milito. Neuer pun ke luar dari sarangnya dan menyundul bola ke depan. Sialnya bagi Schalke, bola mengarah tepat pada Stankovic yang dalam kesempatan pertama tanpa berpikir panjang melontarkan tendangan volley yang menghujam gawang lawan. Neuer pun mati kutu.

Menurut catatan, gol Stankovic tersebut terjadi pada detik ke-25 setelah kick-off babak pertama dibunyikan. Sayang, bagi Nerazzurri, gol tersebut tak mampu menahan keberingasan Raul Gonzalez dkk yang mengamuk dan mencetak lima gol balasan sekaligus memenangkan laga dengan skor telak 5-2 (2-2).

Meski demikian, setidaknya Stankovic pantas bangga jika golnya ke gawang Neuer—mirip dengan yang dilakukannya saat menjebol gawang Genoa di Luigi Ferraris, 17 Oktober 2009—termasuk dalam daftar 10 gol tercepat di ajang Liga Champions. Berikut daftarnya.

  1. Roy Makaay (Bayern Muenchen) ke gawang Real Madrid, 7 Maret 2007, 10,02 detik.
  2. Gilberto Silva (Arsenal) ke gawang PSV Eindhoven, 25 September 2002, 20,07 detik.
  3. Alessandro Del Piero (Juventus) ke gawang MU, 1 Oktober 1997, 20,12 detik.
  4. Clarence Seedorf (AC Milan) ke gawang Schalke 04, 29 September 2005, 21,06 detik.
  5. Dejan Stankovic (Inter Milan) ke gawang Schalke 04, 5 April 2011, 25,0 detik.
  6. Mariano Bombardo (Willem II) ke gawang Sparta Praha, 20 Oktober 1999, 28,21 detik.
  7. Alexandros Alexoudis (Panathinaikos) ke gawang Aalborg, 22 November 1995, 28,46 detik.
  8. Deco (FC Porto) ke gawang Molde, 26 Oktober 1999, 30,08 detik.
  9. Andreas Muller (Borussia Dortmund) ke gawang Juventus, 13 September 1995, 37,04 detik.
  10. Vratislav Lokvenc (Sparta Praha) ke gawang Spartak Moscow, 3 November 1999, 42,58 detik.

- bola.liputan6.com -

Inilah Mobil Rp 1,4 M yang Ditabrakkan Fabregas dan Kejadian

Kabar mengejutkan datang dari Arsenal. Kapten sekaligus playmaker tim Cesc Fabregas mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil di dekat tempat latihan.

Beruntung gelandang kreatif Timnas Spanyol itu tak terluka. Kecelakaannya pun dapat digolongkan sebagai kecelakaan ringan.

Fabregas terlibat kecelakaan sekitar pukul 10 pagi waktu setempat, Senin (4/4/11), di Jalan A41 di Hendon, London baratdaya.

Meski cukup terguncang akibat kecelakaan tersebut, pemain berusia 23 tahun itu masih melanjutkan latihan setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan bersama tim medis klub.

Juru Bicara Kepolisian Metro London, seperti dilansir Goal.com, mengatakan, “Polisi mendapat telepon pukul 9.53 pagi yang mengabarkan adanya kecelakaan antara dua mobil di Jalan A41.”

“Tak ada yang perlu dilarikan ke rumah sakit.”

Mobil Rp 1,4 M yang Ditabrakkan Fabregas

Kecelakaan yang menimpa gelandang Arsenal Cesc Fabregas mengakibatkan bagian depan mobilnya ringsek. Beruntung sang gelandang tak terluka sedikitpun.

Fabregas mengalami kecelakaan kemarin saat mengendarai Mercedes SL55 AMG berwarna hitam seharga sekitar Rp 1,4 miliar menuju tempat latihan.

Rupanya gelandang yang baru saja membantu Timnas Spanyol merebut trofi Piala Dunia 2010 itu tak melihat adanya penyempitan jalur dari tiga menjadi dua di jalan A41, London, atau sekitar 15km dari tempat tinggalnya.

Rem mobil yang tengah melaju sekitar 80 km/jam itu tak sempat diinjak saat Fabregas menyadari laju lalu lintas yang mulai melambat. Mobil Audi A3 pun ditabraknya.

Pihak kepolisian menyatakan tidak ada korban yang perlu dilarikan ke rumah sakit.

“Pengemudi Audi berusia 20an dan menyadari siapa yang telah menabraknya,” terang saksi mata seperti dinukil The Sun.

“Cesc mengenakan jaket training warna merah, melompat keluar dari mobilnya dan menghubungi seseorang lewat telepon. Dia tampaknya tidak terluka, hanya sedikit terkejut,” lanjutnya.

Fabregas sendiri mendapat tumpangan ke tempat latihan sementara mobilnya diderek. Usai mengikuti latihan, sang kapten pulang naik taksi tanpa memberikan komentar apapun kepada wartawan. - inilah.com -

Inilah Putusan Resmi FIFA Terkait Kisruh PSSI

Badan tertinggi sepakbola dunia FIFA akhirnya mengeluarkan keputusan resmi terkait karut-marut yang menimpa persepakbolaan Indonesia, khususnya PSSI. Apakah itu?

Sebagaimana dinukil situs resmi FIFA, fifa.com, Senin (4/4/2011) malam WIB, melalui rapat komite darurat FIFA yang berlangsung sejak 1 April lalu, FIFA memutuskan untuk mengambil alih komite eksekutif PSSI. Keputusan itu dikeluarkan karena FIFA menganggap PSSI di bawah kepemimpinan ketua umum Nurdin Halid dianggap tidak lagi kredibel dalam mengatasi krisis di tubuh PSSI.

Krisis yang dimaksudkan FIFA adalah kegagalan PSSI dalam mengontrol Liga Primer Indonesia. Juga, kegagalan PSSI dalam menyelenggarakan kongres sesuai dengan standar pemilihan FIFA.

Terkait hal itu, FIFA akhirnya memutuskan untuk membentuk komisi normalisasi. Mengenai siapa yang akan duduk pada komite normalisasi, FIFA menjelaskan bahwa orang-orang tersebut harus tidak sedang menjadi pengurus PSSI. Komite normalisasi itu juga akan berfungsi sebagai komite pemilihan kongres.

Tugas yang akan diemban oleh komisi normalisasi FIFA di antaranya adalah :

  1. Menyelenggarakan pemilihan umum berdasarkan electoral code FIFA dan statuta PSSI selambat-lambatnya 21 Mei 2011.
  2. Mengontrol Liga Primer Indonesia. Jika PSSI dianggap tidak bisa mengontrol LPI, maka FIFA akan menghentikan Liga yang digagas pengusaha Arifin Panigoro itu secepat mungkin.
  3. Melaksanakan tugas harian PSSI dengan semangat rekonsiliasi untuk kebaikan persepakbolaan Indonesia.

Dalam putusannya, FIFA juga menegaskan kembali dilarangnya empat orang yang pencalonannya telah ditolak komite banding pada 28 Februari lalu untuk dicalonkan kembali. - inilah.com -
Prev home
Local Blogs Entertainment
Copyright 2012 - @INIUNIK