8 Alasan Sehat Memelihara Binatang (Fisik dan Psikis)

8 Alasan Sehat Memelihara Binatang (Fisik dan Psikis)@INIUNIK Secara ilmiah telah terbukti memelihara hewan menguntungkan kesehatan fisik, mengurangi stres, bahkan mendeteksi gangguan penyakit. Beberapa binatang kini juga boleh dibawa pasien yang ingin melakukan tes kesehatan untuk mengurangi rasa takutnya. Memelihara binatang ternyata tidak hanya mengasah kepekaan dan memelihara emosi seseorang, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas kesehatan, fisik dan emosional, pemiliknya. Tak percaya ?

8 Alasan Sehat Memelihara Binatang

  1. Lebih Banyak Gerak. Memelihara hewan berarti seseorang harus dapat bertanggung jawab terhadap hidupnya. Oleh karena itu, Anda harus merawat, memberi makan, mengajaknya bermain, dan sebagainya. Penelitian membuktikan, orang dengan hewan peliharaan cenderung lebih banyak melakukan aktivitas dibandingkan yang tidak. Setidaknya, seseorang dipaksa untuk bergerak, terutama pemilik hewan seperti anjing.
  2. Tekan Darah Lebih Rendah. Rasa lelah dan stres dapat meningkatkan tekanan darah. Akan tetapi, berkaitan dengan perasaan bahagia bila berdekatan dengan hewan kesayangan, otomatis tekanan darah seseorang akan cenderung normal. Saat berinteraksi dengan hewan peliharaan, tubuh melepaskan hormon serotonin yang membuat seseorang lebih rileks dan bahagia sehingga tekanan darah menurun.
  3. Tidak Kesepian. Dengan segala kesibukan san rutinitas, masyarakat modern bisa saja kesepian di tengah keramaian. Kehadiran hewan peliharaan dapat menjadi teman berbagi sehingga rasa sepi ini dapat diminimalisir.
  4. Perbaiki Mood. Berinteraksi dengan hewan peliharaan dapat memperbaiki mood yang sedang buruk. Hewan memiliki kemapuan untuk memperbaiki mood pemiliknya secara instant.
  5. Turunkan Rasa Cemas. Bagi beberapa orang, sendirian di rumah atau malam hari sering membuat cemas dan takut. Keberadaan hewan peliharaan, misalnya anjing, dapat sekaligus menjadi penjaga kediaman.
  6. Mudah Bergaul. Dalam beberapa dokumentasi penelitian terungkap orang-orang cacat yang menggunakan jasa hewan pelayan tersebut memiliki self-esteem dan secara psikologi lebih baik dibanding orang yang hidup tanpa bantuan. Orang tuna netra dan anak-anak di kursi roda yang memiliki anjing juga cenderung lebih aktif secara sosial. Pada umumnya para pemilik hewan peliharaan lebih akrab satu sama lain karena memiliki hal serupa untuk diobrolkan, dengan demikian mereka juga lebih mudah berteman.
  7. Mengurangi Stres. Tidak ada yang bisa mendengarkan semua keluh kesah Anda tanpa syarat dan tanpa menghakimi selain "si doggy" atau "si meong". Bersama mereka kita bisa mencurahkan segala perasaan dengan bebas. Mereka juga memiliki insting yang seolah bisa memahami suasana hati kita sehingga tanpa diminta mereka akan duduk menemani di samping kita. Penelitian juga menunjukkan anak-anak yang menghadapi kematian orang tercintanya, pasangan yang bercerai, atau mereka yang trauma, lebih rendah risikonya untuk terkena depresi jika mereka memelihara hewan. Bermain dengan hewan kesayangan selama 15 menit telah terbukti meredakan kecemasan dan stres.
  8. Membentuk Ikatan. Rasa menyayangi yang timbul kepada hewan-hewan lucu peliharaan kita, begitu pun mereka pada tuannya, akan menyebabkan proses biokemikal dan berpengaruh pada otak. Akibatnya hormon-hormon tertentu akan meningkat, terutama yang berkaitan dengan perasaan nyaman, kepuasan, dan kebahagiaan.
Berlangganan Via Email Anda :
Related :

0 comments:

Posting Komentar

Next Prev home
Local Blogs Entertainment
Copyright 2012 - @INIUNIK